odedyana

Oded M Danial Berduet Dengan Yana Sebagai Pasangan Calon Walikota Bandung

Posted on

Ketiga atau pasangan terakhir yang mendaftar dari jalur Parpol adalah Oded M Danial-Yana Mulyana. Pasangan ini resmi diusung oleh PKS dan Gerindra dengan total 13 kursi parlemen. Selain itu pasangan ini juga didukung oleh PBB yang tidak memiliki kursi.

Sebelum masuk politik, Oded adalah ketua RW di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Saat itu, ia berhasil menggagas Forum RW se-Kelurahan Sukaraja. Oded juga tercatat pernah mengabdi di IPTN selama 16 tahun.

Oded memang terlahir dari keluarga santri. Sejak kecil, ia sudah akrab dengan dunia dakwah. Pria yang kerap disapa Mang Oded itu tercatat sebagai Pembina Majelis Taklim Al Ukhuwwah serta Pembina Persaudaraan Seniman Bandung.

Di lingkungan tempat tinggalnya, Oded M Danial dikenal sebagai ustaz. Ia juga memiliki usaha konveksi dan berjualan es krim. Karier politiknya dimulai di kursi DPRD Kota Bandung kemudian menjadi wakil wali kota.

Memiliki banyak teman di lingkungan pemerintahan, legislatif, ormas, serta LSM, membawa Oded terjun ke politik. Ia bergabung ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan berhasil terpilih menjadi anggota DPRD Kota Bandung pada 2009.

Tahun 2013, Oded disung partainya untuk mendampingi Ridwan Kamil di Pilwalkot Bandung. Mereka menang dengan perolehan suara 45,24% mengalahkan 7 kandidat lainnya.

Meskipun telah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial tetap menjalankan aktivitas dakwahnya. Bahkan, ia jarang menetap di rumah dinas agar tetap bisa mengajar agama di lingkungan rumah pribadinya.

Selama menjabat wakil wali kota, Oded secara rutin berkeliling masjid di Kota Bandung untuk salat berjemaah dengan warga, kemudian memberikan ceramah.

Pada beberapa kesempatan, pria kelahiran Tasikmalaya, 15 Oktober 1962 itu, kerap menyampaikan bahwa ia memiliki harapan besar apabila Kota Bandung akan menjadi kota dakwah. Ia bertekad untuk menghadirkan orang-orang saleh sebanyak mungkin.

Komitmennya terhadap dakwah Islam juga dicurahkan di blog pribadinya yang memuat cerita-cerita teladan untuk keluarga. Menurut Oded, berdakwah haruslah dimulai dari lingkungan keluarga karena keluarga merupakan fondasi pertahanan pertama untuk anak-anak dalam membatasi dari bahaya perkembangan zaman.

Salah satu kegiatan dakwah yang diterapkan Oded saat menjabat wakil wali kota adalah “Dakwah on the Bus”, yakni program pemberian siraman rohani di dalam bus. Program ini bekerja sama dengan Damri Kota Bandung dan diresmikan Oded pada 22 Januari 2017.

Sebelum ramai penjaringan kandidat bakal calon wali kota dan wakil wali kota Bandung, nama Yana Mulyana sudah beredar di masyarakat. Pria kelahiran Bandung 17 Februari 1965 itu memang berniat maju di Pilwakot Bandung 2018.

Awal tahun 2017, Yana sudah menyosialisasikan dirinya ke masyarakat. Ia mengimpikan Bandung menjadi kota yang aman, nyaman, dan sehat. Menurut Yana, untuk mewujudkan impian tersebut, maka ia harus masuk ke dalam sistem dengan menjadi kepala daerah.

Maka, pada hari pertama dibukanya pendaftaran penjaringan bakal calon kepala daerah oleh Partai Gerindra, Yana pun mendaftarkan diri. Ia kemudian ditetapkan mendampingi Oded M Danial di Pilwakot Bandung.

Kiprah Yana di Rase FM dimulai pada 1987 ketika ia melanjutkan proses perizinan pendirian Radio Rase yang sebelumnya sempat tertunda.

Berbekal pengalamannya sebagai pengusaha dan pernah menduduki jabatan strategis di sejumlah organisasi, Yana yakin dapat menyelesaikan persoalan klasik di Kota Bandung seperti infrastruktur jalan, sampah, transportasi umum, dan pedagang kaki lima.

Sebagai pendiri Radio Rase FM, Yana Mulyana dikenal sukses sebagai pengusaha. Ia juga memiliki bisnis properti dan beberapa lini usaha lainnya. Sejumlah jabatan di organisasi kemasyarakatan pernah diembannya hingga Yana bergabung dengan Partai Gerindra dan diusung menjadi calon wakil wali kota Bandung.

Sukses dengan Rase FM, Yana mengembangkan usaha lainnya di bidang properti. Ia bahkan pernah menjadi Ketua DPD REI (Real Estate Indonesia) Jabar pada 2011-2014, dan menjadi distributor Semen Tiga Roda wilayah Jawa Barat.

Kini, Yana Mulyana tercatat masih menjabat sebagai Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan TNI-Polri Indonesia (FKPPI) masa jabatan 2016-2021.

Selain menjadi pengusaha, Yana juga aktif di organisasi kepemudaan dan olah raga. Ia pernah mendapatkan amanah sebagai Bendahara KNPI Jabar pada 1991-1997, Wakil Ketua HIPMI pada 2000-2006, dan Sekretaris Dewan Pertimbangan Kadin Jabar pada 2009-2013.

Sementara itu, jabatan di organisasi olahraga yang pernah dipegang Yana di antaranya Ketua Taekwondo Jabar pada 2009-2013 serta Ketua PSSI Kota Bandung untuk periode 2014-2018.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *