Berita Politik

Profil Calon Wali kota Bandung Pasangan Yossi Irianto-Aries Supriatna

Posted on

Pasangan kedua yang mendaftar dari jalur Parpol adalah Yossi Irianto-Aries Supriatna. Pasangan ini memiliki dukungan paling banyak yakni 24 kursi yang berasal dari PDIP, Hanura, Nasdem dan PPP.

Sebagai birokrat, Yossi Irianto sudah sampai di puncak kariernya dengan menjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung. Berbekal pengetahuan dan pengalamannya mengenai tata kelola Pemerintah Kota Bandung, Yossi percaya diri maju di Pilwalkot Bandung 2018.

Yossi Irianto lahir di Purwakarta, 29 April 1962. Pria yang akrab disapa Kang Yossi itu merupakan anak bungsu dari 6 bersaudara.Sejak kecil, Yossi sudah ditanamkan nilai kedisiplinan oleh ayahnya yang anggota TNI. Ajaran itu secara tidak langsung membentuk karakter dan jiwa kepemimpinannya.

Yossi menamatkan sekolah dasar dan mengengah pertamanya di kota kelahirannya. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMA Rangkasbitung, Banten.

Pada 1985, Yossi lulus dari Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN). Pria berkacamata itu kemudian melanjutkan studinya di Universitas Padjajaran (Unpad).

Tak lama setelah lulus dari APDN, karier Yossi Irianto di pemerintahan dimulai. Berbagai jabatan telah diembannya mulai dari Staf PD III APDN, Bagian Staf Keuangan APDN hingga Kabag Urdal APDN pada 1990.

Kariernya terus meningkat hingga mampu menduduki jabatan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung pada tahun 2003 sampai 2013.

Puncak kariernya sebagai pegawai negeri sipil terjadi pada 2013 setelah dilantik menjadi Sekretaris Daerah Kota Bandung, menggantikan Edi Siswadi yang kala itu mencalonkan diri menjadi Wali Kota Bandung.

Pada tahun 2017, Yossi meraih gelar doktor Ilmu Administrasi, peminatan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Padjadjaran.

ARIES Supriatna bukan orang baru di politik. Ia sudah berkiprah di PDI Perjuangan selama 20 tahun. Kini, Aries duduk di kursi DPRD Kota Bandung dan merupakan sekretaris Komisi A. Tergerak untuk memajukan kotanya, Aries mencalonkan diri menjadi wakil wali kota Bandung.

Sebenarnya, sudah dari jauh hari Aries mengungkapkan niatnya untuk maju di Pilwalkot Bandung 2018. Pada 1 Juni 2017, bertepatan dengan Hari Kelahiran Pancasila, Aries mendaftarkan diri mengikuti penjaringan bakal calon pemimpin Bandung.

Ketika mendaftar, Aries Supriatna ditemani istrinya Ineu Purwadewi Sundari, yang tak lain adalah Ketua DPRD Jawa Barat yang juga kader PDI Perjuangan.

Aries mengatakan, ada dua hal yang membuatnya berani maju dalam Pilwalkot Bandung. Dia bercita-cita PDI Perjuangan menjadi partai yang betul-betul dirasakan manfaatnya untuk warga Bandung serta ingin melawan kemiskinan dan kebodohan di kota kembang.

Aries pun dipilih partainya untuk mendampingi Yossi Irianto mengikuti kontestasi Pilwalkot Bandung 2018. Mereka didukung empat partai besar yakni PDI Perjuangan, Hanura, PPP, dan Nasdem.

Aries Supriatna, lahir di Bandung 13 April 1969. Ia mengenyam pendidikan di SD Negeri Ciujung Bandung (1982), SMP Negeri 7 Bandung (1985), dan SMA Negeri 2 Bandung (1988). Aries kemudian melanjutkan studinya di Fakultas Hukum Unpar pada 1993, lalu menamatkan pascasarjananya di fakultas dan universitas yang sama pada 2003.

Pengalaman organisasi Aries lebih banyak di lembaga swadaya masyarakat. Ia merupakan pendiri LSM Paguyuban Ki Sunda (Pakis). Aries juga pernah mengetuai LSM Fajar pada 2002. Sementara itu, jabatan di partai yang pernah diembannya adalah Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandung dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung.

Di DPRD Kota Bandung, Aries Supriatna termasuk anggota dewan yang aktif. Ia pernah ditunjuk menjadi Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, Sekretaris Komisi A, serta anggota Badan Anggaran.

Bersama Yossi Irianto, Aries mengusung jargon “Hebring”. Mereka bertekad menjadikan Bandung menjadi kota yang hebat dan ringkas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *