berita islami

Sapi Kelantan akan Diperdengarkan Al-Qur’an agar Dagingnya Lebih Lembut

Posted on

Pemerintah Negara bagian Kelantan, Malaysia ingin memperkenalkan ayat-ayat Al-Qur’an kepada sapi-sapi yang dibiakkan di negara dengan harapan bahwa dagingnya akan lunak dan berkualitas tinggi.

Pemerintah percaya bahwa sapi akan lebih tenang dan membaik jika banyak diperdengarkan suara al-Quran, demikian dikutip Astro Awani.

Pemerintah Kelantan ingin melakukan hal ini, karena terinspirasi dengan daging sapi berkualitas tinggi seperti daging Kobe (Kobe Beef), berasal dari Jepang ini dikenal sebagai daging termahal di dunia.

Kepala Dinas Pertanian, Industri Dasar Tani, Bioteknologi dan Teknologi Hijau Malaysia, Datuk Che Abdullah Mat Nawi, dikutip Astro Awani, proposal untuk membawa Al-Quran ke sapi adalah bagian dari rencana aksi pemerintah terhadap upaya tersebut.

Jika di Jepang sapi diberi bir dan disortir, untuk mendapatkan daging lunak, maka Kelantan, menurut laporan itu, ingin menjadi produsen sapi berkualitas pada tingkat yang sama dengan daging “kobe” yang terkenal mahal dan lembut, dan negara bagian tersebut menguraikan beberapa rencana aksi.

Kelantan adalah negara pengekspor sapi tertinggi kedua di dunia bahkan juga telah muncul sebagai negara pertama yang mengekspor ‘sado’ sapi dari breed Cherolee bernilai tinggi.

Menurut catatan Astro Awani, Kelantan memiliki lebih dari 19.000 peternak sapi dan sebagian besar peternak di Kelantan mahir dalam menangani hewan-hewan mereka sampai ternak di Kelantan lebih jinak.

Kelantan baru-baru ini memperkenalkan daging sapi berkualitas tinggi yang disebut Naim Beef.

“Melalui program Naim Beef, kita rangka rencana, buat penelitian karena sapi di sini lebih jinak karena di antara fitur-fitur untuk daging hebat sapi ini kena rilek jinak jadi program Naim Beef ini merupakan program penyusunan sistem petani berdasarkan sistem direncanakan ke arah mengeluarkan daging yang baiklah, “kata Datuk Che Abdullah kemarin.

Sapi Cherolee agak aneh karena banteng jinak ketika di Kelantan dan sebaliknya liar ketika berada di luar Kelantan, menurut Astro Awani.

Data Dinas Peternakan Malaysia menunjukkan Kelantan adalah negara bagian kedua di Malaysia yang mengekspor dari sapi ke luar negeri. Kelantan juga merupakan negara bagian pertama yang mengekspor sapi jenis Sado.

Di Eropa, sapi Sado dijual dengan harga sangat tinggi. Harga seekor sapi Sado bisa mencapai 12 ribu-15 ribu ringgit, setara Rp 42,7 juta-Rp53,4 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *